Sebuah perubahan kecil yang akan terus dijalani

Sabtu, 05 Mei 2012

..Julang emas, si penyebar biji..


Julang emas (Rhyticeros undulatus) merupakan salah satu jenis burung dari family Bucerotidae dengan bentuk paruh yang panjang melengkung ke bawah, julang emas tersebar di hutan-hutan perbukitan di dataran rendah (0-1000 mdpl) dan hutan hujan tropis  dari India di utara, selatan sampai ke Asia tenggara dan lempengan sunda, kecuali Sulawesi. Julang emas memiliki ukuran tubuh yang besar dengan panjang tubuh 75-100 cm, ekornya berwarna putih, punggung, sayap dan perut yang berwarna hitam, pada jantan di bagian kepala belakangnya berwarna cokelat muda kemerahan, juga kantong di bagian leher yang berwarna kuning dengan garis hitam, berat tubuh nya sekitar 1,8-3,65 kg. sedagkan pada betina memiliki warna kepala yang hitam dan kantong leher yang berwarna biru, berat tubuhnya sekitar 1,36-2,7 kg.
Di Indonesia, burung ini ditemukan di daerah Sumatera, Jawa, Kalimantan, papua dan Bali. Burung ini dikenal dengan suara kepakan sayapnya yang keras, dengan bunyi ‘whoosh whoosh whoosh’, suara nya seperti menyalak, tetapi jarang terdengar. 

Meski mempunyai badan yang besar, makanan utama burung ini adalah buah-buahan terutama buah ara, yang juga memiliki fungsi tersendiri dalam ekosistem, yaitu sebagai penyebar biji di hutan. Buah-buahan yang mereka makan akan keluar melalui feces dan jatuh di permukaan tanah atau pohon. Sehingga tumbuhlah benih-benih pohon yang baru. Selain memakan buah-buahan, julang emas juga memakan serangga seperti  jangkrik, katak dan kepiting.

Burung Julang emas merupakan hewan monogamy, setia sama pasangannya
Burung julang merupakan salah satu hewan yang monogamous, atau juga monogamy, jadi hanya memiliki satu pasangan saja sepanjang hidupnya. Yang unik adalah proses perkembangbiakannya, julang menyimpan telur di dalam lubang-lubang pohon besar, sang betina masuk ke dalam lubang itu dan di tutupi oleh lumpur oleh pasangan jantannya. Sehingga sang betina ‘terperangkap’ di dalam nya dan dibuat lubang kecil untuk bernafas dan memberi makan, lubang itu hanya cukup untuk paruh si betina. Setiap hari sang jantan  mencari makan dan kembali lagi ke sarangnya untuk memberi makanan untuk si betina dari paruh ke paruh. Umumnya satu pasangan julang emas bertelur sebanyak satu atau dua telur. Berwarna putih dengan bercak merah atau cokelat. Masa kawin julang emas di Jawa yaitu dari juli sampai September.

Burung ini memiliki status ‘least concern’ dari IUCN Red List of Threatened Species. Yang berarti masuk kedalam kategori Resiko rendah dengan tingkat kekhawatiran minimal, artinya hewan ini perlu dilakukan pembinaan habitat dan populasi nya di alam mengingat banyak nya perburuan dan kerusakan hutan. Meski begitu, burung ini tetap harus dijaga kelestariannya karena setiap makhluk hidup pasti ada fungsi dan kegunaannya, dan pasti akan sangat berpengaruh untuk kehidupan manusia.

Referensi: 
Mackinnon. 1991. Field guide to the birds of java and bali.ugm press : yogyakarta
Panduan lapangan primate Indonesia Oleh Jatna Supriatna,Edy Hendras Wahyono

Gambar:
Google.com/julang_emas

Artikel ini dapat dilihat di:
Majalah 'Biomagz' edisi 1 HIMBIO Unpad

Senin, 16 April 2012

..Pengorbanan..

Hari ini adalah hari paling sepi di minggu ini, rasanya begitu sendirian, rasanya semua orang sibuk dengan pikiran nya masing-masing. teman, dimanakah kalian semua? begitu pikirku. tapi aku sadar, ada yang salah dengan hidupku saat ini. bukan masalah hubungan, atau masalah perkawinan, ini hanya masalah 'pengorbanan'.

waktu kemarin, sempat ke toko dvd untuk beli dvd, entah kenapa aku lagi kangen sama yang namanya "shun Oguri" (artis jepang-red) yang jadi Izumi Sano, ingin rasanya nonton hana kimi ikemen paradise nya yang bisa bikin ketawa ngakak, bareng sama toma ikuta si nakatsu geblek, tapi ternyata di toko dvd udah ga ada. malah yang ada yang versi 2011 nya. ah ga asik. eeeh.. tapi ada dvd hana yori dango, ehhm eh lumayan juga buat ditonton. udah lama ga nonton versi ini. ya udah aku beli aja.. hahahaha. lagian ada Shun Oguri nya yang jadi Hanazawa Rui.. hehe *dengan tampang malu
Toma Ikuta yang jadi Nakatsu


Shun Oguri yang jadi Izumi Sano
Akhirnya kembali liat tsukushi makino yang terus dibully, juga ngeliat domyouji tsukasa yang nge bully, dan ngeliat hanazawa Rui yang sok-sokan malaikat *Shuuuuun! dan kedua tokoh F4 lainnya. tapi sepanjang cerita yang paling menarik adalah sosok Hanazawa Rui. mari kita bercerita sebentar.
Hanazawa Rui di pilem
Hanazawa Rui adalah sosok yang pendiam, naif, tukang tidur, sering ngantuk dan terkadang menyebalkan. salah satu anggota F4. tapi, sebenernya dia orang yang baik dan penyabar. dia suka sama si makino tsukushi, selalu ada saat tsukushi sedih, gundah gulana dan menderita gara-gara si tsukasa. sahabat tsukasa paling dekat, paling sering berantem tapi saling mengerti satu sama lainnya. cowo yang paling dekat sama tsukushi dan tsukushi juga suka sama rui, berusaha dapetin si tsukushi tapi terancam di belakang tsukasa. tapi meski tsukasa udah dapetin tsukushi, rui rela melakukan apa aja untuk keduanya. demi mereka bahagia. begitulah ceritanya.

setelah nonton film hana yori dango di dvd, aku penasaran sama isi komiknya. mulailah mencari komiknya online. dan kubaca halaman demi halaman. melihat kembali cerita si hanazawa rui ini yang cerita cinta nya ga kesampaian demi  seorang sahabatnya, si tsukasa. demi seorang tsukushi, yang dia suka. begitulah, hanazawa rui, meski dia suka, meski dia cinta tapi dia ga pernah ngorbanin persahabatannya sedikitpun. dia lebih baik lihat kedua sahabatnya bahagia dibandingkan harus kehilangan persahabatannya. dia lebih baik diam dan tidak mengutarakan perasaannya, daripada liat sahabatnya sakit hati. Dia lebih baik tetap menjadi peran nya sendiri, seorang sahabat tsukasa, seorang F4 yang peduli pada sahabatnya, seorang Hanazawa Rui, yang menjadi sinar pelita untuk Makino tsukushi, Seorang Rui yang ikhlas dalam hal apapun juga. Pengorbanan yang sangat besar, yang bahkan aku belum tentu bisa seperti rui ini. Pengorbanan, rasanya berat melakukannya untuk orang lain. entah itu mengorbankan waktu, uang ataupun tenaga. tapi itulah, untuk mendapatkan persahabatan itu sendiri, yang perlu kita lakukan hanya pengorbanan. ya, hanya itu.
Hanazawa Rui di manga


ini kutipan dari hanazawa Rui dalam manga 'ore no Hanashi wo Shiyouka':
..My story should end right here, each and everyone of us has a role. My role is to watch over the two of them (Tsukushi and Tsukasa). And someday, when its time to savor the harvest from this vineyard, lets open the bottle of wine on that hill which over look Tuscany and raise a toast to our friendship.. -Hanazawa Rui.

"..entah kapan sahabat itu pergi, entah kapan ia kembali. tapi aku rindu persahabatan itu. dimana kita tak hanya membicarakan tentang seseorang ataupun waktu. dan kini ia berlalu.."

Referensi:
-Manga 'Ore no Hanashi wo Shiyouka'
-J-Drama 'Hana Yori Dango'

Gambar:
-Diambil dari Google.com

Senin, 06 Februari 2012

..Kekuatan alam bawah sadar..

Waktu saya pertama kali naik gunung hal yang saya rasakan adalah berat, cape dan ingin pulang. Mental saya "nge-drop", saya pikir saat itu adalah saya sudah tidak kuat lagi, saya tidak sanggup, saya tidak mau dan otak saya seakan menyuruh saya untuk berhenti. Tapi saya ingat ada seseorang yang berteriak pada saya, kamu pasti bisa, kamu pasti kuat, kamu masih sanggup dan teriakan-teriakan lainnya, sehingga saya pikirkan hal itu terus menerus di dalam hati saya, dan tiba-tiba saya sudah sampai. saya ingat melihat teman-teman saya tersenyum dan berkata "kamu bisa, lihat kan?". Ya tak bisa dipercaya, meski saya harus merangkak naik ke atas ternyata saya bisa melakukan semua hal yang saya pikir tidak bisa.

kita di puncak, kawan..

Kekuatan pikiran alam bawah sadar kita ternyata sangat hebat pengaruhnya terhadap kondisi kita di kehidupan sehari-hari. Sigmund Freud seorang neurologi dari Austria mengemukakan gagasan bahwa kesadaran itu hanyalah bagian kecil saja dari kehidupan mental, sedangkan bagian yang terbesarnya adalah justru ketaksadaran atau alam tak sadar. Freud mengibaratkan alam sadar dan tak sadar itu dengan sebuah gunung es yang terapung di mana bagian yang muncul ke permukaan air (alam sadar) jauh lebih kecil daripada bagian yang tenggelam (alam tak sadar). Pikiran alam bawah sadar selalu mendukung kita karena ia tidak pernah tidur, pikiran ini selalu mengontrol keadaan tubuh kita, fungsi tubuh dan mengetahui semua jawaban nya. Pikiran alam Bawah sadar selalu benar dan itu biasanya dapat dirasakan ketika kita ragu akan suatu hal, ketika kita di berikan bermacam pilihan, pikiran alam bawah sadar kita dapat tahu, dapat  memilih apa yang terbaik untuk kita. sering terjadi juga pada saya, andaikan diberi pilihan oleh teman, pasti ada "feeling" ah rasanya kalau saya pilih yang ini pasti bagus, dan ternyata emang seperti itu lah kenyataannya.
Pikiran alam bawah sadar akan menerima informasi tanpa analisa, andaikan hari ini yang kita fikirkan bersifat negatif maka kondisi yang diterima oleh lingkungan akan bersifat negatif, dan sebaliknya andaikan yang kita pikirkan bersifat positif maka kondisi yang diterima oleh lingkungan akan bersifat positif. apabila anda berpikir anda bisa melakukan hal yang anda pikir tidak bisa, seperti contohnya naik gunung tadi, maka anda pasti bisa melakukan nya. 
Berikan sugesti terhadap diri kita bahwa kita pasti bisa, 'aku percaya aku bisa ngelewatin bukit yang ini, juga lembahan sungai apapun pokonya sejauh apapun pada akhirnya aku pasti bisa sampai puncak', Gambarkan hal yang menjadi tujuan kita, 'puncak ada di depan mata, aku ntar mau duduk-duduk enak di puncak, pokonya santai, ah pokonya aku harus sampai puncak'. Begitulah yang biasa saya lakukan, ahahahhaa

Maka, kita harus selalu berfikir positif, bermimpi lah, dan yakinlah bahwa kita bisa melakukan hal apapun, dan kita pasti BISA!

"What your mind conceive and you believe, you could achieve!"-Napoleon Hill

"He is able who thinks he is able"- Gautama Siddharta

"Never, never, never, never give up!" - Abraham Lincoln

"If you think you can do a thing or think you can't do a thing, you're right"- Henry Ford

*catatan penghibur dikala pesimis

Referensi: 
- Pengalaman Pribadi
- http://organisasi.org/dua-langkah-dahsyat-pelejit-kekuatan-pikiran-bawah-sadar-anda
- http://kekuatanpikiran.com/blog/tag/pikiran-bawah-sadar/
- http://diarad08.student.ipb.ac.id/2010/06/18/teori-psikoanalisis-freud/

Gambar:
- Punya pribadi

Minggu, 05 Februari 2012

..Pacet, si penghisap darah..

Mungkin untuk orang-orang yang pernah pergi ke hutan, hewan ini jadi hal yang nyebelin karena maen donor darah seenaknya, bikin kaget, jijik dan sebenarnya menyenangkan untuk jadi mainan apalagi kalau kita lagi bosen (itu mah saya aja sih kayanya hahahaha), kadang kesel juga kalau lihat hewan ini ada di lengan atau kaki kita, lagi nempel dengan nikmatnya sambil nyeruput darah. biasanya orang bakal misuh-misuh sambil sibuk nyariin rokok, ataupun nyariin kotak medik, beda lagi dengan saya yang seneng kalau liat si hewan satu ini nempel di kaki, didiemin dulu sampe dia kembung baru di pencet lagi smpe darahnya keluar (sebenernya ini penyiksaan hewan, ah maapkan saya).

Pacet (Haemadipsa zeylanica)


Hewan penghisap darah ini berasal dari phylum Annelida dan kelas Hirudinae, jadi memang masih satu kelas sama lintah, saudaranya. Pacet banyak ditemukan di hutan hujan Indonesia, hewan ini tinggal di vegetasi pohon ataupun di permukaan tanah (seresah daun), pacet merupakan hewan yang hidup di darat (terestrial), jadi mereka bukan hewan akuatik, hal ini lah yang membedakan antara pacet dan lintah. Pacet menemukan mangsanya dari bebauan dan pergerakan kita di dalam hutan khususnya dari getaran suara. Pergerakan pacet terlihat kalau kita sedang diam di suatu lokasi, hal pertama yang biasanya orang pikir ketika pacet  menempel di badan mereka adalah 'ulat jengkal' karena cara bergeraknya kalau dilihat sekilas nyaris mirip dengan ulat tsb. 

Tubuh pacet pipih dorsoventral, ukuran tubuh pacet lebih kecil daripada lintah, panjang tubuhnya sekitar 3-4 cm, dengan diameter sekitar 0.3 cm sebelum menghisap darah dan dapat bertambah besar 10 kali lipat dari berat tubuhnya setelah menghisap darah, dari satu kali makan (satu kali menghisap darah sampai gendut) dari mangsanya cukup untuk menghidupi pacet selama beberapa bulan. Saat pacet menggigit kulit kita tidak terasa rasa sakit karena pacet mengeluarkan anestetik, tetapi di saat bersamaan pacet mengeluarkan antikoagulan/hirudin sehingga darah dari kulit mangsanya terus mengalir, itulah mengapa darah terus mengalir meskipun si pacet sudah lepas dari kulit kita.

Sebenarnya pacet tidak menimbulkan penyakit dan juga tidak akan menghabiskan darah kita andaikan kita digigit, jadi hal pertama yang harus dilakukan ketika digigit pacet adalah jangan panik, karena kepanikan di dalam hutan dapat berakibat fatal pada setiap orang dan juga mengganggu teman seperjalanan.

Apabila ingin melepas pacet dari kulit, ada beberapa tips nya sebagai berikut:

1. Gunakan tembakau entah itu dari rokok ataupun daun tembakau ngambil dari kebon orang (yang ini jangan ditiru), ambil sedikit tembakau (untuk daun tembakau lebih baik diremas-remas hingga hancur) tetesi sedikit air, kemudian tempelkan pada pacet yang menempel, diamkan sebentar maka pacet akan lepas dengan sendirinya

2. Gunakan jari anda sendiri, saat ada pacet yang menempel tekan bagian kulit yang digigit pacet dekat dengan bagian oral pacet (sucker), tekan tekan terus sambil goyang-goyangkan bagian perut pacet (bagian yang menggembung), maka pacet akan merasa terganggu dan akan lepas dengan sendirinya. 

3. Gunakan minyak kayu putih, siram si pacet tunggu sampai lepas dengan sendirinya

4. Gunakan garam, lalu tempelkan pada pacet yang menempel. tapi hal ini tidak recomended.

Setelah pacet lepas segera bersihkan darah dengan air dan bersihkan luka sehingga tidak terjadi infeksi. Ketika digigit pacet,  jangan sampai menarik si pacet sampai lepas karena selain darah yang keluar lebih banyak, luka yang terbentuk akan lebih besar sehingga dapat menyebabkan infeksi pada luka.
Gigitan pacet pada kulit setelahnya dapat menyebabkan gatal, apabila kuat menahan lebih baik luka yang gatal itu jangan digaruk karena meninggalkan bekas hitam di kulit (sebaiknya tidak dilakukan bagi yang ingin kakinya mulus kaya model hahahaha).
untuk menghindari pacet, dapat menggunakan penutup kaki anti pacet, ataupun menggunakan manset untuk tangan, bisa juga memasukan celana ke dalam kaos kaki panjang (meski keliatan culun hahahaha), dapat juga menggunakan lotion anti nyamuk pada kulit yang dekat dengan lubang baju, misalnya pergelangan tangan, betis, kaki, leher dan pinggang. tapi efek samping dari penggunaan lotion di dalam hutan yaitu gangguan dari lebah yang akan terus mengikuti anda. jadi sebelum menggunakan lotion, sebaiknya tanyalah pada orang yang mengetahui hutan yang akan anda masuki, apakah ada sarang lebah disana?. kalau tidak ada orang yang bisa ditanya, masuki saja hutan tanpa lotion, gunakan tips-tips di atas atau nikmatilah pacet-pacet si penghisap darah. hahahhaa 

Referensi:
-Pengalaman pribadi
-http://www.wildmadagascar.org/overview/leeches.html

Gambar:
http://research.amnh.org/users/eborda/KhaoYai_leech.jpg

..Si kipasan ekor merah..

Setelah berlama-lama kuliah dan sibuk dengan berbagai aktivitas tidak jelas di kampus, akhirnya diberi kesempatan lagi kembali menghirup segarnya hutan, rasanya kangen untuk berjalan bawa kerir di sepanjang jalan setapak yang tak tahu rimbanya, melewati sungai-sungai ber air jernih, dan kembali minum air sungai yang dingin. Sempat sepanjang jalan melihat-lihat burung yang loncat kian kemari dari satu pohon ke pohon, berbunyi riuh riang gembira dan si saya cuman manyun karena kembali tidak membawa binokuler dan buku lapangan, hanya termenung menyaksikan burung-burung yang sepertinya mengejek si sayah dari pohon-pohon tinggi.
Meski sulit untuk melihat burung dari bawah, apalagi dengan kondisi hutan rimbun, ternyata saya masih bisa mengenali si burung kipasan ekor merah yang selalu melompat ke sana ke mari dengan teman-teman nya sambil mengipas-ngipaskan ekornya yang merah, ah rasanya de javu, saya kenal pertama kali sama burung ini pas lagi kuliah lapangan di Situ Patenggang, dan ternyata di rimbun nya gunung Cijambu saya masih bisa melihat keindahan ekornya itu.




Kipasan ekor merah (Rhipidura phoenicura), merupakan salah satu burung endemik di Indonesia khususnya di pulau Jawa, ukuran tubuhnya kecil (17 cm) dikenal dengan ekornya yang berbentuk seperti kipas berwarna merah agak tua, dari kebiasaan nya dapat dikenali dari cara terbang nya yang senang melompat-lompat dari satu cabang ke cabang lain sambil meregangkan ekornya sehingga berbentuk seperti kipas, biasanya ditemui sedang berkelompok dengan teman sejenis nya ataupun berinteraksi dengan burung lain yang ukuran nya hampir sama. suara nya mudah dikenali dengan nada tinggi dengan 5 kali cengkok dan siulan di akhir suara nya (sulit juga ya ngubah suara burung jadi kata-kata hahhaa), waktu itu sih saya dengar saat si burung sedang bersenda gurau dengan pasangan nya, dan kemaren beda lagi suaranya ketika sedang bersenda gurau dengan teman-teman sebaya nya. jadi total suara dari burung kipasan ini sejauh yang saya dengar ada dua macam siulan. burung ini memakan serangga dan labah-labah. dari status IUCN burung ini masuk ke dalam kategori Least Concern (LC)

Senang sekali akhirnya bisa nulis tentang si burung kipasan ini di blog, masih teringat masa-masa ketika saya ditinggal sendiri di sungai di tengah rimbun nya hutan gunung Cijambu, ketika masih melamun tidak jelas, ternyata saya ditemani 5 ekor burung kipasan ini. rasanya hati ini tentram dan damai (geuleuh), senang karena dari seluruh burung yang saya lihat di hutan itu, masih ada satu burung yang bisa saya kenal.. ahhahahaa (merasa hopeless karena ga bisa iden burung-burung di hutan Cijambu). pertemuan saya dengan burung ini menjadi hiburan tersendiri ketika sedang merasa bosan berada di hutan selama 7 hari dan saat itu si sayah sangat kangen dengan yang namanya lampu dan hiruk pikuk jalanan.

Referensi:
-Pengalaman pribadi
-Field guide of the birds of Java and Bali, 1995, John Mackinnon

Gambar:
-orientalbirdimages.org
-Fobi.web.id

Rabu, 14 Desember 2011

cuaca di waktu sore

Bandung, 14 November 2011

hujan terus turun, tik tik tik begitu bunyi nya..
saya bingung kenapa hujan harus dateng setiap jam nya, tadi jam 12 udah ujan, sekarang jam 4 sore udah ujan lagi.. sempat dengar juga kemarin katanya di bandung sempat ada hujan es.. sebenernya saya seneng kalo hujan es, banyak es bisa diambil di halaman depan lucu kecil imut-imut meski cepet cairnya, pasti kalo genteng mulai kemelutuk kemelutuk ga jelas, langsung lari keluar rumah loncat-loncat kaya orang gila sambil nyariin es ujan. hahahahahhaa
tapi ya, hujan sekarang mulai geje alias ga jelas, kadang ujan kadang terang, yaaa tapi sekarang emang lagi musim hujan sih, tapi hujan nya mulai banyak tingkah, kaya hujan es, hujan angin, hujan petir, tapi saya berharap suatu saat ada hujan ikan lumayan buat dimakan hahaha
hujan kalo kecil imut-imut kaya gerimis masih bisa ditolerir, kalau agak besar sedikit harap dimaklumi, tapi kalau udah ada angin puting beliung mendingan lari deh, sempet pernah waktu di jalan ujung berung tuh ujan gede banget, ada angin muter-muter, mobil-mobil dihempas angin sampe pada berenti, sekeliling udah putih karena air yang pada naik ke atas, pokoknya nyeremin deh.. yang ada saya cuman berdiri sambil melongo, untung ga kebawa angin yah hahaha
kenapa ini semua bisa terjadi? sempat berdebat dengan seorang teman saya, menurut dia ini bisa terjadi karena mulai bertambah nya panas di bumi yang disebabkan oleh global warming, kurang nya pohon di dunia menambah rusaknya ekosistem penangkal panas, benarkah memang pohon penyebabnya?
bisa jadi, pohon sebagai salah satu makluk hidup yang membentuk oksigen, apabila hilang beberapa juta hektar pohon maka pembentukan oksigen akan berkurang. karena pohon berkurang maka udara semakin panas, penguapan air lebih banyak terjadi di muka bumi. uap air yang naik ke atas dan menumpuk lalu bertemu udara panas di tempat lain dapat menyebabkan awan raksasa yang menyebabkan hujan besar, petir dan badai.
banyak nya kegiatan manusia, seperti kegiatan industri, penggunaan mobil, motor, mesin yang terjadi pembentukan CO, juga penggunaan energi listrik yang berlebihan dapat menambah panas nya bumi, memang kita belum merasakan sepenuh nya, tapi pemanasan ini semakin bertambah parah dan parah lagi di tahun-tahun berikutnya andaikan kita terus menambah CO2 di alam.
bumi dapat memulihkan dirinya sendiri, tapi butuh waktu yang tak sebentar, saya juga bingung kapan kah bumi akan pulih sepenuh nya? sulit memang mengingat banyak nya populasi manusia di muka bumi yang sekarang sudah bertambah menjadi 7 miliar.
sempat melihat berita andaikan kita mengehentikan kegiatan manusia menjadi jaman purba lagi pun, pemulihan bumi akan berjalan berpuluh-puluh tahun kemudian
sekarang, mungkin hal-hal kecil seperti penanaman pohon dan penggunaan energi yang kecil dapat kita lakukan, tapi sepertinya, bencana akan terus terjadi.. terus dan terus
kesimpulan nya, manusia lah penyebab kerusakan bumi dan manusia lah yang akan merasakan kerusakan bumi itu sendiri.
bingung yah hahhaa, sama saya juga bingung..
yah intinya, hargailah bumi kita sampai kita mati nanti

Selasa, 27 September 2011

..citatah, bongkahan batu yang menarik bagi para pemanjat..

Hari Minggu kemarin tanggal 25 september 2011 sempat bermain lagi ke citatah, asal nya mau main ke Panaruban tapi apa daya tangan tak sampai (ahahaha lebay), but tak apa-apa lah udah lama juga ga kesana
pas sampai di citatah sama bung fardhan tepat pukul setengah 8 pagi, disana udah ada temen-temen dari Caldera, ada kang arif, kang wahyu dan ketiga AM, antono, sandy dan zandi juga kang Nda yang melatih, sebenarnya udah dari hari jumat mereka disini, cuman aku baru dateng hari minggu nya.. hehhe

citatah masih menjulang dengan tinggi nya di daerah dekat ciburuy padalarang, masih dengan aura panjat nya dengan batu-batu kapur yang kuat, juga gua-gua nya yang dingin dan bau kotoran kelelawar.

ternyata meski sudah di citatah ga ada kesempatan untuk manjat, soal nya alat-alat nya kurang dan memang sebenernya ini acara untuk pendakian sampai puncak untuk para AM, ya akhirnya di citatah hanya terdiam dan memandangi tebing-tebing sambil mendengar alarm pabrik beberapa jam sekali.

ketika disana, banyak burung yang berterbangan kian kemari dengan suara yang ramai, tidak sempat terpikir untuk bawa binokuler, sayang sekali nyesel banget ga bisa pengamatan burung. sempat juga jam 11 siang naik ke puncak dengan jalan kaki, wuaaaah jalan nya bener-bener (speechless saking nyebelin nya), dengan kemiringan 70 derajat, jarang ada pegangan, paling cuma pohon-pohon semak di pinggir dan batu-batu yang lepas setiap di pegang, jalanan penuh tanah kering (musim kemarau) setiap di injak jatuh lagi ke bawah, sempat kepikiran cerita temen yang ke semeru apa kabar disana? (setiap maju satu langkah turun lagi dua langkah) wuah tapi akhirnya sampai juga di atas karst citatah. bisa terlihat jelas perbedaan dua wilayah, di depan citatah satu komplek pabrik dengan asap nya mendominasi pemandangan, sedangkan di belakang nya banyak sawah dan pepohonan hijau, tapi sayang sepertinya sawah pun akan diambil alih untuk pabrik lagi karena terlihat ada truk dan penggalian tanah. haduuh miris sekali liatnya, citatah hanya seperti lempengan yang rawan akan kerusakan.

di atas ada saung yang katanya di buat oleh para pemanjat dari skyger, menyeramkan sekali karena dari segi bangunan sih kurang meyakinkan, tapi akhirnya dipaksa juga jalan ke pinggir saung, sayang karena langit lagi banyak asap waduk saguling ga keliatan.

disana menunggu para pendaki sampai puncak, kita ke atas lalu duduk-duduk sebentar di batu tertinggi (ada batu mirip hati terbelah) dengan ketinggian 125 meter sambil santai menikmati angin sepoi-sepoi (sementara ke tiga orang AM lagi dimarah-marahin di bawah sambil ngedaki artifisial), setelah beberapa menit kemudian para pendaki nyaris sampai dan kita bersiap menyambut ke empat orang sampai di atas (baru sampai sudah di kasih roti unyil dari teh mida , asiiik)

di atas juga sempat nemuin 5 selongsong peluru 5.56 mm, entah buat apa, tapi dari hasil analisa dan menebak-nebak ga jelas mungkin peluru ini dipakai untuk para tentara untuk latian sniper (haha ngasal)

akhirnya turun lagi ke saung, duduk-duduk dengan para pendaki lain dari UIN jakarta, eh tiba-tiba 2 ekor burung lewat, sempat di foto tapi jauuuuh ga keliatan, kalau dari penampakan nya seperti falcon tapi entahlah ga yakin juga, nyari di internet pun belum ada tampak nya yang sudah mengamati ya sudahlah kita tunggu saja waktu untuk bermain ke citatah lagi semoga inget bawa binokuler.

lalu kita turun (dengan jalanan yang curam licin dan yaaa gitu deh, dan kang arif turun sambil rappeling) akhirnya sampai di goa, goa nya bagus bagian atas nya bolong dengan di kelilingi batu, sempat liat kelelawar (gara-gara fardhan iseng masuk ke goa) keluar sambil buang air segala ahhahaa, sempat juga melihat-lihat batuan yang ada, di sisi yang lain banyak nya di dominasi kapur, tapi di satu sisi ada batuan marmer seperti kristal-kristal dan sepertinya agak rusak (mungkin di rusak oleh tangan manusia) sayang sekali.

dan perjumpaan dengan citatah pun berakhir, diakhiri dengan beli es krim buavita rasa stroberi di super indo dago (jauuuh)

begitulah, tapi sampai sekarang masih ingin manjat, pengen juga manjat sampe ke puncak (meski takut ) hahhaa